Rabu, 15 April 2015

SDK Pendowo Magelang: Sekilas tentang SDK Pendowo

SDK Pendowo Magelang: Sekilas tentang SDK Pendowo: Berdasarkan data yang ditemukan dalam arsip umum Yayasan Kanisius Pusat, SD Kanisius Pendowo (selanjutnya ditulis SDK Pendowo) telah didiri...

Jumat, 09 Agustus 2013

lidah

Setuju dan tidak setuju itu hal biasa. ada yang sangat keras menggenggam pemikirannya dan ada yang terbalik selalu berubah seperti kata kata orang "ruboh-ruboh gedang" alias mblungon : ikut-ikutan pemikiran orang lain dan tidak stabil... di sisi lain ada juga orang yang bisa mentolelir pemikiran orang lain, menghargai dan mau belajar apa yang menjadi pendapat orang lain. kadang kita kasar memberitahukan kepada orang yang kita temui bahwa apa yang dia lakukan adalah sebuah keekliruan atau sesuatu yang tidak pas. tetapi sungguh ada cara lain yang sebenarnya lebih menyenangkan dan mampu menentramkan oran yang kita ajak bicara. jika kita tidak hati-hati berbicara menyusun kata, celaka pasti datang pada kita, entah dibenci entah apapun. memiliki teman atau musuh itu semua tergantung lidah kita.

Minggu, 30 September 2012

Slangkrah

Hidup selalu meninggalkan jejak.. bahkan daun pun meninggalkan jejak.. tapi ingin seperti daunkah kamu , yang kering termakan waktu ,  yang jejaknya hanya "ada" tapi tak ter"ada" ..

Sabtu, 18 Februari 2012

pikiran yang tak seimbang dengan emosi..
orang mudah kecewa menghadapi kenyataan.. harapan-harapan yang tak diimbangi dengan pemahaman akan dunia di depan mata.. tentang waktu yang menghimpit, tentang ruang yang membatasi fisik.. tentang resiko yang selalu mengikuti setiap gerak diri.. hidup cuma sekali tapi mari belajar dari setiap langkah di masa lalu... mensyukuri stiap jejak.. maka tak akan ada penyesalan, melainkan senyuman bahkan tawa'an atas diri sendiri... memiliki harapan untuk hari esok, harapan-harapan yang baik akan sesuatu yang baik juga.. dan mengerti akan dilakukan dengan cara yang baik.. pun benar... maka tak akan ada ketakutan-ketakutan menghadapi kehidupan seperti apapun... 

Selasa, 04 Oktober 2011

Fresh..

Pengalaman bertemu banyak orang merupakan nilai tambah. Ternyata banyak yang masih harus digali lebih dalam. Mereka suka seni.. Mereka senang berpolitik.. Mereka senang mengkritik.. Mereka senang bermalas-malasan.. Mereka suka bertingkah laku konyol.. Mereka semua unique..

Senin, 22 Agustus 2011

Sudah sekian lama aku hidup di atas bumi ini.. tapi semakin ke sini semakin aku merasa tak tahu apa2 tentang apa yang aku jalani.. kenyataan yang kuhadapi selalu memojokkanku pada pilihan yang memang aku sendiri tidak pernah belajar untuk membuat keputusan yang terbaik..
Selama ini apa yang ku putuskan bukan berdasarkan apa yang aku butuhkan, melainkan apa yang aku inginkan.. pembenarannya, apa yang aku inginkan adalah suara hatiku.. sebeginikah kualitas seorang aku..


Selasa, 05 April 2011

diam

diam itu emas... tapi tidak selamanya...
bisa jadi diam itu bermasalah...
ada yang merasa tidak ada kepentingan ... ada yang mencari apa yang bisa didapatkan.. ada yang lain-lain... ada yang lebih penting daripada diam...

Kamis, 17 Maret 2011

demi rasa

Ketakutan sepanjang masa
Menantang ketidakpastian
membujuk nurani dunia
merenggut sangkar kedamaian

halusinasi dianiaya
suara hati dibakar
jari-jari diperkosa
berhamburan..

18-4-2011

EJAKULASI OTAK

Banyak orang selalu berhenti pada perencanaan. Sibuk berfikir apa yang akan dilakukan, apa yang akan terjadi. Makanya jarang apa yang sebenarnya kita butuhkan bisa terpenuhi dan atau tercapai. Sering kali orang jatuh pada ketakutan-ketakutan yang jelas-jelas belum terjadi. Ketakutan yang timbul karena pikiran sendiri. Hidup itu mencari pahit, bukan mencari manis. Pahit belum tentu bodoh, tapi merasa bodoh kadang-kadang dibutuhkan untuk menjadi seorang yang jauh lebih cerdas dalam mensiasati kehidupan. Banyak orang gagal dan tidak menemukan ketenteraman maupun kemerdekaan financial karena takut. Takut ini bukan karena mengerti situasi lantas menjadi berhak untuk takut, tapi justru karena kridaktahuan bahwa pikiran selalu memdominasi gerak. Dominasi ini yang seharusnya diimbangi. Banyak mikir tapi juga harusnya banyak berkarya. Bahkan tak jarang sebuah tindakan jauh lebih berharga dari sekedar berfikir berjam-jam. Greg-sindana bilang, "biasane wong sik akeh ngomong ki karyane sithik."
Sepakat.
Kita dikarunia kepala untuk sempurnakan semua rahmat. Lebih berarti ketika kita berpikir itu adalah bagian dari menyempurnakan sebuah idealism yang berharga. (beloved friend. brintheal)

Minggu, 30 Januari 2011

kamprueeett

seni budaya.. nyeni dan mbudaya..
seni dari dalam, budaya dari dalam (diri) yang semoga bisa terselaraskan lewat sikap... sikap hidup... seni tidak hanya sekedar karya, pelukis dengan lukisan, penyanyi dengan melagu... penari dengan tarian, pen'teater dengan mime.. tapi sikap hidup sehari-hari... budayakan buang sampah di tempatnya... budayakan bayar hutang tepat waktu... ra ketang pecas ndahe... sikap-sikap-sikap.. preeeeeeeeeeeeett..

Copied from JOGJANEWS.COM

Launching Jogjanews.com, Meriah Dari Awal Hingga Akhir
Januari 30th, 2011 | 13:01

Remaja-remaja dari Dusun Sumber Kalurahan Sumber Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang mementaskan kesenian Dayak Grasak pada launching Jogjanews.com, Sabtu (29/1) di Jogja National Museum.
Event launching media massa seni budaya online Jogjanews.com Sabtu (29/1) malam yang diselenggarakan di Jogja National Museum (JNM) berlangsung meriah.
Meski hujan sempat turun beberapa saat, namun tidak mengurangi kemeriahan acara yang menampilkan beragam kesenian tradisional, kontemporer dan modern.
Event launching Jogjanews.com diawali dengan pementasan kesenian tradisional Dayak Grasak dari Dusun Sumber, Desa Sumber, Kecamatan Dukun Magelang.
Mereka mementaskan kesenian tradisi yang mengombinasikan gerak tari tradisional kaum Dayak dan tradisi tari Grasak masyarakat lereng gunung Merapi.
Kelompok kesenian Dayak Grasak ditampilkan oleh puluhan anak-anak remaja yang mengandalkan gerakan kaki yang kadang ritmis dan kadang cepat. Tari Dayak Grasak memang diciptakan untuk dimainkan anak-anak karena mereka memiliki sisi unik tersendiri.
Pembukaan Jogjanews.com ditandai dengan pengguntingan tali berhias bunga oleh Wakil Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti pada pintu masuk ruang pamer utama Jogja National Museum sekaligus menandai dibukanya Pameran Seni Rupa “Speak Of” Launching Jogjanews.com.
Sebelumnya, dalam sambutannya, Haryadi Suyuti mengatakan Jogjanews.com diharapkan bisa menjadi tempat berkreatifitas semua pelaku seni dan budaya Yogyakarta sehingga dengan demikian Yogyakarta tetap menjadi daerah istimewa.
“Semoga Jogjanews.com bisa menjadi tempat kreatifitas bagi pelaku seni budaya Yogyakarta,” ujar Haryadi Suyuti.
Sementara itu GPH Wironegoro, Direktur Eksekutif Jogja National Museum mengatakan Yogyakarta menjadi istimewa bukan semata-mata karena sejarah dan adanya kraton namun juga karena masyarakat Yogyakarta yang berperilaku istimewa dengan kesenian dan kebudayaan yang dimiliki.
Pameran Seni Rupa “Speak Of” Launching Jogjanews.com diikuti 94 seniman Yogyakarta dengan memamerkan tidak hanya seni lukis, tapi juga patung, instalasi dan mix media. Pameran Seni Rupa “Speak Of” akan berlangsung 29 Januari hingga 7 Februari 2011.
Setelah pembukaan pameran, acara launching Jogjanews.com dilanjutkan dengan art performance oleh Limbuk Cangik Community. Limbuk Cangik Community menampilkan art performance berjudul “Saiki Lan Sesuk”.
Setelah itu, pementasan beralih ke kelompok Bengkel Mime Theatre yang menampilkan seni pantomime berjudul “Aku Tidak Mau Pulang”. Di lanjutkan kemudian pementasan Wayang Hip Hop tampil dihadapan penonton yang memenuhi pendopo Abiyasa. Wayang Hip Hop menampilkan humor-humor segar tentang realitas sosial yang diselingin dengan beberapa lagu berbahasa Jawa yang bernuansa Hip Hop.
Dizzy Miss Lizzy menjadi grup band yang mengawali pementasan musik pada launching Jogjanews.com dengan lima lagu yang ada dalam album baru mereka berjudul “Vol. I” antara lain berjudul She Said, Jam Pex, Bencana.
Setelah itu, Armada Racun hadir dengan lagu-lagu antara lain Beautiful Dream, Personal Jesus, Boys Kissing Boys, Tuan Rumah Tanpa Tanah dan Amerika. Kemudian di susul dengan grup musik Cranial Inscisored.
Aneka pementasan tradisional, kontemporer hingga modern dalam rangka launching media online seni budaya Jogjanews.com, Sabtu malam itu diakhiri dengan penampilan DubYouth, pengusung musik elektronik Yogyakarta. DubYouth membawakan 5 lagu antara lain Endless Night dan lagu yang masuk dalam kompilasi album Jogja Istimewa.(Jogjanews.com/joe)

Category : HEADLINE, PANGGUNG
Tags : Armada Racun, bengkel mime theatre, cranial inscicored, dizzy miss lizzy, dubYouth, GPH Wironegoro direktur eksekutif JOgja National Museum, jogja national museum (JNM) Wakil Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kesenian Dayak Grasak Dusun Sumber Desa Sumber Kecamatan Dukun Magelang, Launching Jogjanews.com, limbuk cangik community, pameran seni rupa "speak of", senyawa, wayang hip hop

Sabtu, 09 Oktober 2010

sampah

kemarin adalah hari yang menarik sekali.. menarik dua kali, tiga kali, dll...sumpek banget berkutat di kamar.. yah.. keluar saja cari cari... entah cari apa... yang penting g di kamar.... langit di sebelah barat sangat indah, sore sekitar jam 5.. tak pikir, beruntung bangetr mereka yang hidup di sebelah barat . . . dekat dengan langit indah... ini jogja... masih beruntung aku bisa jalan-jalan di sore yang macet ini... aku melintas di jalan solo, aku kehilangan langit yang merah merekah itu, mereka dimakan gedung2 yang tinggi di jlan solo,,, sialan ,,, haha,,, yang sial siapa ya? aku atau langit itu... pasti langit itu bicara "sialan" juga... sialan seorang cowok ganteng tapi kere itu tidak bisa melihatku merekah di sini... hahaha.... aku sempat berhenti di sebuah jembatan, di seberang museum Afandi... malang sekali nasibku sekian tahun menginjak jogja tapi tak tahu nama sungai itu.. huhuhu..... sungai itu sebagian bersih... sebagian kotor... sempat aku melihat seorang perempuan menyapu halaman rumahnya dengan ceria seolah sedang mengalami kelegaan setelah melunasi hutang... kebetulan rumahnya berada di pinggiran sungai itu.... kebetulan juga perempuan itu tidak mengambil sampah yang baru saja disapu, tetapi pelan pelan menggiringnya masuk ke sungai... betapa senangnya sampah itu melayang-layang di sungai itu... yah,,, gpp lah, mungkin besok masih ada hutang lagi yang harus dilunasi.. lalu.... beberapa detik kemudian aku melihat ke belakang... aku melihat seorang pemuda dengan sepeda motornya yang trendi mengenakan jaket hijau, dengan tas gendongnya yang menurutku berisi buku dan mungkin peralatan kuliah spt laptop atau apa, sambil tersenyum dan tanpa melihat kanan kiri dia mengambil sebuah tas plastik hitam dan menaruhnya di trotoar.. ternyata isi daripada tas plastik tersebut adalah dua glundung kelapa muda... yang sudah bolong, pasti sudah diambil dagingya dan air segarnya.... ... trus aku berbisik dalam dada, mau diapakan itu kelapa muda.... ooohhhh... yakampun... ternyata pemuda tersebut membuang dua sampah kelapa muda tersebut ke sungai dari atas jembatan ini.... wueeeee..... keren ya,,, seakan akan kepalaku ikut terlempar ke sungai itu... hhh... dan kulihat di bawah sana tepat di bawah jembatan itu, seorang bapak tua sedang memakai kayu untuk mengorek ngorek sampah plastik di tengah sungai tersebut.... wow.... untung sampah glindingan kelapa muda tadi tidak mampir ke kepala pak tua itu.. andaikan iya ,,, kan aku bisa bangga menjadi saksi pertama yang melihat peristiwa menarik itu dan bisa buat bahan ngobrol di kos nanti malam...
wah... heran aku sama orang sini... heran... seakan-akan aku juga mau ikut melempar sepeda motorku ke sungai ini... hhhhh... di jaln sepanjang pulang ke kos... aku berpokor-- berpikir-- berpiker.... berpukur.. hhhhhh
bagiku ini parah... ak pikir tadi itu mahasiswa budiman yang sedang mencari inspirasi di jembatan dekat sungai untuk mendapat ide mengerjakan skripsi... eh ternyata buang sampah... apa perlu tulisan "DILARANG BUANG SAMPAH DI SINI TERUTAMA SAMPAH KELAPA MUDA" begitu ya........ menurutku, dari penampilannya pemuda ganteng itu adalah orang yang berpendidikan.. atau justru karena berpendidikan itu maka harus di beri tulisan larangan buang sampah yaa, ya kan pendidikan identik dengan tulisan, mungkin. mengapa seperti ini budaya sekarang... yah bdaya beberapa orang... toh budaya tidak selalu tentang wayang kulit, jatilan, reog, ketoprak, toh buang sampah juga budaya... pantesan sungai kotor, pantesan selokan mampet, pantesan banyak nyamuk, pantesan banyak penyakit, pantesan udara bau, pantesan pantesan... berarti mungkin bisa jadi benar, suatu ketika jogja bisa banjir... sementara di sisi lain, kendaraan bermotor sangat banyak.... tanah yang kita injak sehari hari ini sekuat apa? jika setiap hari yang menginjak bukan hanya manusia, tapi besi besi sepeda motor yang setiap berangkat kerja pulang kerja dan malam2 menyenangkan dipadati monster besi bernama motor, mobil juga motor. kira kira bisa ambles berapa meter ya stiap tahunnya... wah g ada yang sempat ngukur sih... aku juga g kober... mikir bayar kos aja susah, mana sempat mikir jogja terendam air karena air meluap tanah mendelep.. semoga sampah sampah di buang di tempatnya termasuk sampah smpah yang bertebaran di otak kita.. diberi ruang untuk membuangnya...

Senin, 16 Agustus 2010

sudah merdeka atau belum????

16 Agustus 2010
Memang tak mudah belajar dari pengalaman. Bukan yang pertama kali tetapi selalu berakhr sama. Aku bukan orang yang otoriter. Tapi butuh dihargai sedikit saja. Memohon sampai menangis pun tak sedikitpun mampu meluluhkan hati yang keras lalu sebenarnya mengapa tidak ada kemauan untuk bernegosiasi, mengapa tak ada kemauan untuk berembug. Apa memang karena tidak terbiasa untuk berembug? Atau tidak mau? Aku selalu berusaha mengerti semampuku, sebisa-bisa ku, seluluh-luluh hatiku.
Semua sudah kujelaskan. Memang semua yang ku berikan hanya teori, bukan realita, tapi apa salahnya mencoba sedikit buka hati dan membiarkan diri untuk bealajar dari teori. Belajar bareng, sama sama belajar. “semua orang itu guru, alam raya sekolahku” mana realisasinya.. jangan biarkan itu hanya menjadi tulisan iseng di tembok kamar yang setiap detik kita bisa membacanya secara detail dan berulang2. Kita merdeka untuk belajar, mengapa tidak kita sempatkan diri untuk gunakan kemerdekaan kita itu? Jika semua orang adalah guru termasuk kita, maka bisa jadi kita tak butuh lagi untuk belajar dari orang lain. Karena kia dah pinter, dah OKE. Tapi,, lalu siapa yang jadi murid-nya jika semua orang itu guru? Malu dong belajar ke sesama guru.. Atau ganti saja ungkapan itu manjadi “semua orang itu murid, alam raya sekolahku.”
Kita terlatih untuk hidup sendiri. Kini jika dua insan bersatu atap, jangan kita pakai kebiasaan kita hidup sendiri dalam kehidupan satu atap. Kita tidak hidup sendiri, mengapa kita hrus memaksakan untuk berperilaku dan bertradisi hidup sendiri .. skalipun pada dasarnya, kita memang “sendiri” dalam segala hal.
Handuk yang baru saja kita gunakan untuk mengeringkan badan setelah kita mandi terjatuh dari gantungan dan tergeletak di lantai yang kotor . ku”pikir” ini adalah masalah yang sangat besar dalam hidup kita, kira2 solusinya seperti apa? Atau haruskah dicari dulu siapa yang salah? Kalau begitu ya salah kita menggantungkan handuknya kurang pas, “mingklik-mingklik” sehingga 2 menit setelah kita meninggalkan handuk itu, dia terjatuh.., kalau begitu salahnya orang yang memasang gantungan handuk di belakang pintu tersebut siapa tahu kalau yang memasang gantungan itu dulunya adalah seorang monyet maka handuk g bakal jatuh, kalau begitu salah orang yang membikin dan memasang pintu tersebut mengapa dipasang di dinding bukan di atap atau lantai dan seharusnya dipasang horisontal bukan vertical, kalau begitu salah tangannya, handuknya, pintunya, penjual handuknya, salah mandi-nya, salah lantainya.... Ini benar2 masalah berat banget, pusing mikirin masalah jatuhnya handuk ini... kira2 solusinya seperti apa...? atau begini, lebih baik gantungan handuknya dipindah di atas kasur sehingga kalau jatuh ya tidak ke lantai, tapi ke kasur.. umm.. atau, baiknya handuknya tidak digantung tapi dilipat dan dimasukkan lemari pakaian jadi takkan lagi ada kata “handuk jatuh.”. mungkin, handuknya ganti bantal aja, jadi setelah mandi badan dikeringkan pakai bantal. . sbentar...., atau handuk yang jatuh tadi dikasih tulisan “welcome” lalau kita taruh di atas lantai di depan pintu masuk kamar... atau jangan2 bdan kita ini tak perlu dihanduki, jadi g perlu susah2 beli handuk... atau jangan2 kita g perlu mandi.. maslah ini sebaiknya kita rembug besama Pak RT saja, mungkin.. ah pusing ahh.... apa ya solusinya..... ya sudahlah, biar kuambilkan handuk itu dan kupasang lagi di gantungannya..

Rabu, 02 Juni 2010

WERRR

apalah artinya harga diri dibanding kedamaian... apalah harga diri dibanding keselamatan nyawa.. apalah artinya bicara tanpa penghayatan.. 

Berani Mati..!!! itu biasa...

Berani Hidup...!!! itu baru luar biasa... 


akhir2 ini banyak hal  yang aku temui... yang cukup membuat aku harus berbenah atas apa yang menjadi sikapku selama ini.. aku meliha banyaknya perubahan selama tiga tahun terakhir. aku yang dulu kusam brandal jalanan dan liar, kini yang mau tak mau harus berdasi wangi dan punya dedikasi...
tak ada pilihan untuk mundur, malas, dan capek, ... nek milih kuwi yo mati wae..
aku cuma punya 2 pilihan  . 1. semangat 2. semangat banget.
majuterus pantang mundur mar!!

JUDUL
hari semakin gelap, jalan tak terlihat lagi
kemana jalan pulang, dan kemana sangkar sang angin
aku tak percaya esok kan datang
tapi aku percaya waktu tidak membedakan kata
jalan terus.. jalan teruss..
sampai mulut tak mampu menguca
smpai garam tak lagi asin
sampai gula tak lagi manis
lalu Tuhan milik siapa...??

Micro

I have finished to learn about Micro Teaching, but i haven't finished yet to learn about teaching. there are so many important things that I gained through my experiences and also my friends' experiences.
there were some feedback I got from my friends and my lecturers. on the last experience when I taught lower class, I can see that I have to improve my loudness of speaking. there was also needed bigger and more clear words in the power point presentation. Actually, I have took the class over and managed the time well, but more I needed to be fluent in speaking English so that the students easily understand the explanation.
Well, I enjoyed the teaching learning at that time, and that was very interesting and influencing my competence in teaching. I could also learned from the students through their feedback.
I think, my experiences and knowledge of teaching are very useful for me to run PPL II on next semester. It should be. Thanks to Mr.Prast and all of my friends for teaching me the prestigious lessons.
DO NOT EVER GIVE UP!!

Sabtu, 20 Maret 2010

My first class teaching

semakin ku berpikir semakin susah aku mengungkapkan.. just flow for the condition.. first, i thought that it would need more materials to teach the class for 30 minutes. but in fact, it's not like what i though.

Sabtu, 06 Maret 2010

lari dari kenyataan

tak ada kata lari dari kenyataan. ambigu, po salah kaprah. kenyataan ya tetep kenyataan, ketika memeilih karta lari dan menjalaninya -pun itu kenyataan yang masih erat terhubung dengan yang di'lari'i.. jadi ya lari dari kenyataan itupun kenyataan. hanya kesannya pecundang dan ciut nyali.



sekarang di mana nyaliku, dan seberapakah gedhenya..  ???

Senin, 22 Februari 2010

decision

 It was hard for me of making a big decision. I have to be professional , but I have to think about how to appreciate other. How about the value of honest. how about getting a new enemy.  a big question mark. pertentangan batin.

Sabtu, 20 Februari 2010

reflection micro

there is a spirit inside my heart to learn how to be a good teacher..   wah.. angel nggo bhs iggris.. aku merasa getun ketika bangun terlambat dan tidak mengikuti klas micro yang session mengajar in pairs. sebenarnya begitu besar kemauan dalam hati ini untuk belajar menjadi guru yang baik.. jujur saja aku malu harus berhadapan dengan sdulur-sdulur yang jauh lebih muda tapi mereka begitu lincah. yaah... ulah siapa?? ulahku sendiri... tanamanku.. tuaianku.. salahmen wingi ndadak cuti.. wis rapopo... gpp... aku tak pernah menyesali pilihan-pilihan hidupku.. aku mrasakan banyak tekanan dalam perjalananku.. terlebih dalam kelas ini.. mental.  menyaksikan adik2 angkatan belajar "mengajar" , sempat aku minder. tapi akhirnya aku mau belajar dari menyaksikan mereka.. aku tau mereka banyak kelemahan, dengan mengetahui kelemahan mereka, aku pun jadi  tau kelemahanku sendiri. kemarin aku kurang menguasai materi.. banyak hal yang ingin kusampaikan dengan bahasa inggris yang baik dan benar di depan "para murid" jadi2an, tetapi susah keluar, mungkin terlalu kupikirkan. tak lama kemudian setelah semua terjadi. aku meliat bahwa tekanan itu bukan berasal dari mereka. tapi dari aku sendiri. aku yang menciptakan tekanan sendiri, aku yang tertekan sendiri, aku yang rugi sendiri.... tapi aku bersyukur dengan semua ini... karena aku muai melihat bahwa ada perkembangan dalam diriku. kini mulai kulihat bahwa berguru itu sebuah seni, dan menjadi guru itupun seni.

semoga aku semakin berani berkembang.

Senin, 01 Februari 2010

Reflection Micro Teaching

 This is my first time of getting micro teaching I. I hope this will be my first and  last micro teaching I.
The most important thing I learned during this class is how I learn to be a good teacher. I have learned of making lesson plan.In this class,  I have to make a lesson plan again, so it is such kind of reinforcement. Everything has run well in this class, for me. 

I can see something through my reflection. It seems that I only answer the questions. Is it reflecting something...??
The most important thing for me is that... I have to continue and finish something that I have started on.

Rabu, 11 November 2009

salah

aku benci kata salah. bukan karena norma, tetapi hati kita yang mendogmakan apa yang kita temui.
hari ini mungkin aku menjadi orang yang dibenci karena "dianggap salah"
benci harus berhadapan dengan suasana mencekam, mencekam dipersalahkan, hal kecil jadi masalah,.
masalah. ma....... salah..... mengerikan ketika tidak mampu merefleksikan setiap detik gerak hidup ini. mengeerikan kehilangan taste tentang kesalahan. mengerikan harus bertengkar tentang sesuatu yang radikal: kepribadian. mengerikan harus membuat semua tak mampu disyukuri. mengerikan harus kehilangan akal untuk tersenyum melihat dunia. mengerikan tak mampu lagi mencederai pikiran negatif tentang apa yang ditemui.
semua adalah kemusnahan sementara. berharap hanya akan ada kasih yang menetralkan segala yang "salah" menjadi sebuah toleransi tanpa syarat apapun. pikiran bergelimangan dengan kesedihan. perasaan bercurahkan ide yang mengerucut. bukan keras kepala jika tidak begini. nah... itulah yang mematikan diri sendiri.

Rabu, 28 Oktober 2009

nothing

each movement is an imagination of our past life, can't be judged whether it belongs to the black or white side.. sometimes, when one thinks about a faith, there is a power which can't be reached by his / her tought... so.. just say that it is a 'nothing..'  because faith naturally comes from that cloud.. the mother of mothers..

Jumat, 16 Oktober 2009


lihat bocah menari
lihat bocah bernyanyi
tentang teguhnya bambu bambu kebudayaan
tentang kesedrhanaan cakrawala

jimbe jimbe jambu jingga
krincing krincing kerontang krentas
ayo bergerak - ayo bergerak
menggagas dan melaksanakan amanat hati

mencari nihilnya sebuah kelemahan
menolong jiwa sendiri
demi keselamatan
tlatah-tlatah- bocah-bocah

simbah

rambut memutih
wajah berkerut
menjelma kemakmuran
di ranah ngeri tercinta

tak perlu kursi
tak perlu karpet
tak perlu gengsi
tak perlu apa

semuanya bebas, manusai selalu bebas.. tapi tertindas .. oleh keinginan mereka, oleh kebutuhan mereka untuk "menjadi...bla-bla-bla.." tersiksa dengan pengarep-arep sendiri.. terjerumus dengan kemilikan. terjerat impian.

tapi tidak dengan kematian, tak pandang wayah, tak pandang umur dan agama, tak tau tempat, dan lena pun kesadaran.. tetap saja mati. kerasnya hati manusia menjadi saumume uwong... munafik dengan peristiwa gerak tubuh dan jalan pikiran, bohong pada perasaan terkecil di hati.. dhuh Pangeran..

Kamis, 15 Oktober 2009

facebook

sebenarnya motivasi n tujuan utama dari sign up face book?? hoho... jiaaaaaahhh...
ming marai perang... marai tuman..... marai bangsat... bebas ndhing.... apik-apik-apik
hehehe... munafik.. belajar menjadi munafik..

batuk


waaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhh.... watuk pancen nyebahi........ tenggorokan rasane guatelllllllllllllll..... aku pingin sehat!!!! sehat!!!! sehat!!! sehat!!!

anti pasti


hidup tidak pernah konsisten. tapi kematian adalah konsistensi yang konsisten... haaalaaahhhh ngomong opo toooooooo.... sekarang gini... aku sering ungkapkan keinginan untuk melakukan sesuatu. tetapi tidak semua keinginanku itu terlaksana.. entah karena budaya atau masalah kepribadian. rikuh pekewuh, atau tabiat.. mbuh... yang merasakan pusing mungkin byukan aku, tapi orang sekelilingku yang merasa aku harus memenuhi keinginanku dan trerlanjur memegang ungkapan kata mulutku.. padahal .... aku jarang konsisten... tapi yang kuanggap hal-hal utama yang melebihi anggapan mendasar, kukonsisteni lah dengan segenap hatiku. semoga pengalaman ketidak konsistenanku menjadikan aku lebih memahami arti emosi dan budaya berkeinginan... sehingga cocotku tidak akan asal mengrluarkan kata-kata... ingat! yang kecewa bisa ada.
hahiho.........

Rabu, 14 Oktober 2009

aku dan Unyil.....

apakah kalian melihat perbedaan?? apa yang kalian nilai??
ap perlunya menilai??
tolong terjemahkan hati kami kedalam baju baju kalian...
 apa yang kalian pikirkan dengan baju kalian...??
aku bahagia melihat kalian melindungi kami dam membuat kami menangis . tapi aku sedih kalian menjebak diri kalian di situ. bernaung di bawah terik kecemasan kami. kami hidup. kalian hidup. apa yang kita manusia cari?
perbedaan selalu mengkonsep bentuk rambut dan warna muka.. mencengkeram lubuk hati dan memenjarakan kemanusiaan... selalu begitu sampai kuasa kami untuk keluar dari semua kebisingan ini hampir padam.. tapi kuulangi berpikir = apa gunanya aku menghentikan langkah melawan dunia?? menyerah demi merebaknya ketertipuan manusia manusia kecil .. ujung ujungnya takut akan kematian.. nyawa.. nyawa.. nyawa... selamatkan jiwa kita... kembali pada bendera kebahagiaan...

Senin, 12 Oktober 2009

berdiri stu kaki

hidup ini tidak pernah konsisten menurut pendapat mulutku... aku menginginkan putih tapi akhisnya hitam juga ku jalani.. aku harus makan 2 kali sehari tapi tiap hari pun maag kambuh... maukah aku menikmati ketidak konsisten-an ini.... hanya demi sebuah senyum yang juga tidak mengenal kata konsisten...

Kamis, 17 September 2009

PENIPUAN



selamatkan dirimu... selamatkan jiwamu......... tulungana sukmamu........

carane piye? PRIHATIN..

apakah kamu melakukannya??

prihatin ki sing piye??

ngere? kere? kera??? kare??? koprol?? gombal??

satu niat utuh ciptakan kewaspadaan akan hari esok,

menyadari setiap keterbatasan, mengolah rasa dan hawa nafsu, mengontol pikiran dan batin....

kebebasan... kepaokan.... kecolongan.. oh Tuhan,,.... what can i do?

can you explain this??

Kamis, 10 September 2009

wah kere... mau wis nulis akeh je malah ilang... bajigurrrr sumur....

Ngeyel

Setiap saat selalu ada saja fakta yang mengatakan bahwa aku kurang waras... satu demi satu semua hancur... mengapa kubiarkan begitu saja... satu demi satu semua sirna... mengapa aku diam saja... oh... tidak... .. tidak.... (lagi ah) ... ohh.. tidak...
coba diniati, jangan biarkan semua terlwatkan... jangan semuanya sampai sia-sia... jangan sampai hancur tanpa daya... karena semua adalah kabeh... berharga di setiap sudut mini-nya... ya Tuhan yang tampan dan berwibawa... aku menyerah padamu dalam kekuatan ini... aku mengeluh dan menyembahmu untuk kedamain jiwa semua makhluk ... di bumi ...
kulindungi apa yang ku bisa dan mampu dan semoga aku mau ... semua kehendakmu saja,,, hanya berdoa dan berdalih... hanya berusaha dan mengelak,,, gagal itu bukan segalanya,,, ayo sekolah lagi.... amin.

Tak pernah takut


semua ini adalah apa... itu pun bukan iya... yang penting ho'o... lupa nanti bisa siap...
ummm....
sangar kok kaya berapa ya.... oke lah mau ke manapun... hidup itu saja cukup mengerti ya... tanpa sesuatu yang jadi jadian selama lamanya... maunyacepat bergegas mendatangi semua wilayah yang mujur... tapi tak kan lagi aku emmm.... menangis... kan tertawa saja... suruh siapa berbiacara... dngan nada gitar... yah... jangan takut dan jangan berani... maju mundur karena kelemahan biasa dan luar biasa nganu..

Tak pernah takut

ah embuh